Monday, July 15, 2013

Aku dan Keuanganku

Sebagai seorang karyawan dan penghasilan yang di dapatkan sangat fluktuatif membuat aku menjadi orang yang tergolong konsumtif dan sangat gampang mengeluarkan uang. Alhasil pengeluaran membengkak dan yang paling parah tagihan kartu kredit yang menggunung membuat hasil kerja sebagian besar hanya untuk membayar tagihan tagihan yang ada.



Disitu aku sadar, aku telah salah melangkah dalam mengatur keuanganku, betapa buruknya aku sungguhh!!!!!! So, yang namanya penyesalan selalu datang belakangan.... Ketika kita menyesal disitu kita tau kita salah dan tentunya harus kembali ke jalan yang benar.
Sekarang Aku telah belajar mengatur keuanganku dan belajar menahan diriku untuk menahan untuk mengkonsumsi yang tidak aku butuhkan, berpikir dua kali untuk mengeluarkan uang, karena setelah aku sadari selama ini pengeluaranku selain dari barang keperluan pribadi wanita, contoh : baju, tas, aksesoris, ternyata adalah konsumtif dalam hal 'coba coba' , yahh namanya tinggal di jakarta, pastinya mau coba coba tempat baru dan tanpa disadari itulah penyebab spending cost yang besar karena cafe-cafe sekarang dengan harga relatif yang menengah keatas disadari menguras kocek lumayan sekali pergi.

Maka dari itu, dari pengalaman ku selama ini , aku memiliki pandangan untuk mengatur uang dengan

1. Investasi Saham
    Umumnya orang menabung di bank, tetapi menurut aku, menabung di bank sudah tidak efektif lagi, bagiku sekarang bank hanya alat transaksi untuk transfer2 kalo belanja online *tetep judulnya belanja* , membayar tagihan dan untuk transfer ke bank lain atau bank yang sama, tetapi untuk menyimpan uang sangat tidak efektif karena yang ada uang kita tergerus biaya biaya serta bunga yang sama sekali tidak seberapa ... yang ada berkurang bukan bertambah. Investasi yang OK menurutku adalah investasi saham, selain melawan inflasi, investasi saham pun bisa menghasilkan profit yang tinggi jika kita disiplin dengan target kita.

2. Asuransi
    Di dalam hidup kita tidak tahu kapan kita terkena resiko, seperti sakit, kecelakaan atau bahkan meninggal, yahhh kita sih ga berharap, tetapi jika amit amit kondisi tersebut kita jalani tentunya kita harus memiliki rencana mengatasinya. Dengan adanya asuransi tentunya sangat membantu dalam proteksi, jika tidak pernah claim itung itung menabung untuk jangka panjang, uang kita pun tidak hilang dan proteksi tetap kita dapatkan, apalagi umumnya asuransi yang ditawarkan adalah Unit Link, dimana uang kita di investasikan juga bisa dalam investasi saham. Komplit rasanya, mendapatkan proteksi serta memiliki investasi untuk masa depan kita sendiri juga. Dan apabila kita tiba tiba "berpulang", kita sudah menyiapkan "warisan" untuk yang kita tinggalkan, karena hidup harus terus berjalan tentunya.

3. Menahan Nafsu
    Susahhnyaaaa mengendalikan dan mengganti kebiasaan, apalagi itu adalah hal yang biasa kita lakukan, tetapi jikalau kita berada di keadaan yang tidak nyaman untuk kita, itulah keadaan dimana kita belajar untuk menjadi orang yang lebih baik. Tahan nafsu untuk belanja, mengeluarkan uang untuk hal hal yang tidak perlu dan tidak berguna, berpikir dua kali, apakah jika barang itu dibeli akan kupakai atau berguna, berpikir apakah aku sudah punya barang itu dirumah atau belum, kadang kita ga tahan membeli karena cuma mau ikutin  model *untungnya kalo baju ga suka ikutin model* atau karena lucu atau alasan yang sebenarnya ga logis dan cuma terbawa nafsu sesaat lhoooo....

Jujur aja baru mengenal liveolive dari female dialy, dan aku paling seneng dengan kalkulator anggarannya... temen2 bisa liat disini nih, itu membantu sekali untukku. Karena aku bisa kalkulasi lebih detil pengeluaranku.
Thanks LiveOlive

So, buat kamu yang mau lebih pinter lagi dalem me manage keuangan dapat mengunjungi situs Facebook mereka, atau untuk kamu yang aktif di twitterland dapat memfollow MyLiveOlive
selain itu kamu juga bisa “Follow” Google+ Page https://plus.google.com/b/109724956281090737591 dan “Subscribe” ke channel YouTube : http://www.youtube.com/user/MyLiveOlive


"Money isn't everything but everything needs money."